KESEDIHAN





Ilustrasi Penulis di Pinggir Pantai


Oleh : Yogie


Luka di jalan-jalan nestapa;

Kepercayaan membawa aku pada luka, luka yang tertera dalam jiwa, terbungkus dalam sangkar derita dan pada akhirnya kau dan aku hanyalah cerita. Mencoba berlari untuk menemukan pelangi, namun tak kunjung sampai. Hujan telah turun dan mengguyur pada lentera hati. Nada-nada cinta tak pernah terlihat, semua terbuang pada muara yang tak kunjung surut. Aliran-aliran luka menemukan catatan kisah, yang telah di bumbui lara yang penuh perih.


Masih dengan genangan air mata; Ku masih terbesu pada puing-puing yang terbawa arus. Melihat dengan mata yang kendur, buyar yang akhirnya tersangkut pada sebuah tangkai bernama ketiga. Tibalah aku pada waktu untuk mengiklaskan pada tangkai yang lugu, menghapus jejak-jejak kisah pada sebuah dinding di ruang sepih.Hening pada bayang-bayang luka, masih pada jalan-jalan nestapa. Sedari cinta yang hilang pada pertengahan musim kemarau dan mengajutkan pula puing-puing peristiwa. 


Dan pada akhirnya aku mengakuri; Tak ada yang abadi, yang abadi hanya waktu. Jika tangkai telah menjadi rumah barumu, biarkan centramata ini ku kubur dalam bentuk nestapa. Dalam pusaran yang tak bernama.Pada akhinya, musim kemarau telah berhenti dan hujan kembali mengujur dan mengajutkan serpihan-serpihan cerita pada puing-puing kenangan. Dan, akhinya aku mengakuri.

           

Wisma Pana's, 9 April 2023


Penulis ialah Mahasiswa Papua di Surabaya










IPMANAPADODE SURABAYA

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai Deiyai (IPMANAPADODE) adalah sebuah wadah perkumpulan mahasiswa/i dari empat kabupaten di provensi papua tengah di antarany Kab.nabire, Paniai Dogiyai Deiyai yang di surabaya saat ini.Dulunya Perkumpulan ini bernama IPMANAPAN (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Paniai), Dengan adanya Pemekaran dua kabupaten yaitu Dogiyai dan Deiyai, Nama IPMANAPAN di Ganti dengan Nama IPMANAPADODE, Sehingga Nama ipmanapadode masih di gunakan sampe saat ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama