Selasa, 10 Maret 2026

RAPAT KERJA (RAKER) ke-VIII IPMANAPADODE pada hari/tanggal, sabtu 07 Maret 2026

 

  Rapat kerja (RAKER) ke-VIII IPMANAPADODE Kota Studi Surabaya pada hari/tanggal, sabtu di Asrama Wisma panas WP Surabaya, 07 Maret 2026

Dok: usai Kegiatan (RAKER PHOTO BERSAMA) peserta Rapat Kerja  

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai (IPMANAPADODE)

Kota Studi Surabaya, Masa Bakti 2026–2027

Rapat Kerja (RAKER) ke-VIII IPMANAPADODE Kota Studi Surabaya merupakan momentum krusial bagi keberlanjutan roda organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 07 Maret 2026, bertempat di Asrama Wisma Panas (WP) Surabaya. Dengan semangat kebersamaan, RAKER kali ini berhasil merumuskan berbagai agenda strategis yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan ke depan.

Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Saudari (Sane Manam) selaku Master of Ceremony (MC). Kegiatan dibuka dengan penuh khidmat melalui doa bersama sebagai bentuk syukur, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars IPMANAPADODE. Suasana penuh semangat menyelimuti ruangan saat seluruh peserta menyanyikan mars tersebut sebagai simbol persatuan mahasiswa dari empat kabupaten.

Dalam sambutan pembukaannya, Willem Jinapa selaku Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) terpilih, menyampaikan apresiasi yang mendalam:

"Saya selaku Ketua BPH mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata, mulai dari para senior, anggota tetap, hingga seluruh rekan mahasiswa yang terlibat dalam menyukseskan acara ini. Perlu kita sadari bahwa RAKER ini adalah titik awal dari seluruh kerja-kerja organisasi. Saya mengajak kita semua untuk tetap menjaga kekompakan dan soliditas, karena hal itulah yang akan menjadi kekuatan utama IPMANAPADODE Surabaya ke depan."

Agenda utama RAKER ke-VIII ini adalah pemaparan visi, misi, dan program kerja yang akan menjadi panduan operasional organisasi IPMANAPAODE Surabaya 2026-2027.

Pemaparan diawali oleh BPH yang terdiri dari:

·       Ketua: Willem Jinapa

·       Wakil Ketua: Yuli Pigai

·       Sekretaris: Ope Edowai dan Nopi Yeimo

·       Bendahara: Dian dan Sane Manam

 

Setelah pemaparan dari BPH, masing-masing biro mempresentasikan draf program kerja yang telah disusun untuk kemudian dibahas dan dipersentase  bersama. Biro-biro tersebut meliputi:

  • Biro Pendidikan: Melajitkan Menulis Buletin Kaboo (BK), diskusi dan seminar (Nopi Yeimo, Yeri Pigai, Denny H).
  • Biro Humas: Sebagai jembatan komunikasi internal dan eksternal (Willem Jinapa, Yuli Pigai, Ope Edowai, Nopi Yeimo, Dian, Sane Manam).
  • Biro Kerohanian: Mengelola kegiatan spiritual anggota (Bonapasius Tatogo, Evikson Mote, Maria Tekege, Merry Kristin Tekege, Andi Andreas A.M. Nawipa).
  • Biro Seni & Budaya: Melestarikan identitas budaya daerah, seperti Bahasa daerah, pentas budaya, dll.  (Samuel Pekey, Yulimina Pigome, Aser Kedepa, Mugi Bunai).
  • Biro Multimedia: Mengelola dokumentasi dan publikasi digital (Dance Yumai, Andi Andreas A.M. Nawipa, Migon Murib, Petrus Aim).
  • Biro Kesehatan: Memperhatikan kesejahteraan fisik anggota (Maria Petege, Debora Tebay, Maria Tekege, Yulita Youw, Ope Edowai).
  • Biro Minat & Bakat: Mewadahi potensi kreatif anggota,  (Agus Petege, Meklin Degei, Veronika Mote).

Dalam sesi ketiga, forum melakukan musyawarah untuk menentukan Ketua Koordinator Wilayah (KORWIL) dari empat kabupaten. Berdasarkan hasil mufakat, telah terpilih figur-figur berikut:

  1. Pelex Iyai sebagai Ketua Korwil Kabupaten Nabire.
  2. Aser Kedepa sebagai Ketua Korwil Kabupaten Paniai.
  3. Agus Petege sebagai Ketua Korwil Kabupaten Dogiyai.
  4. Samuel Pekei sebagai Ketua Korwil Kabupaten Deiyai.

Pada momen ini, Mugi Bunai (Demisioner Ketua Korwil Paniai) memberikan catatan penting bagi para penerus:

"Tugas mendesak bagi para Korwil adalah memastikan koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Daerah masing-masing. Jaga kepercayaan anggota dan teruskan upaya pengadaan asrama atau kontrakan dengan pengajuan proposal yang profesional kepada pemerintah kabupaten."

Puncak dari kegiatan ini adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan dan Penetapan Badan Pengurus serta Struktur Organisasi IPMANAPADODE Surabaya masa bakti 2026-2027. Pembacaan dilakukan secara resmi di hadapan forum oleh Dance Yumai, selaku senior organisasi IPMANAPADODE Surabaya.

Setelah penetapan sah secara hukum organisasi, dilakukan pemberian mandat kerja kepada setiap biro oleh Nopi Yeimo (Wakil Sekretaris BPH) sebagai tanda dimulainya tanggung jawab operasional masing-masing divisi.

Sebelum kegiatan berakhir, beberapa tokoh memberikan pesan penutup yang sarat akan makna:

  • Willem Jinapa (Ketua BPH): Menekankan kembali bahwa garis koordinasi harus berjalan tegak lurus agar organisasi tidak kehilangan arah.
  • Senior (Inisial AT): Menekankan pentingnya disiplin diri. Menurutnya, karakter yang terbentuk melalui kedisiplinan dan rasa peduli adalah modal utama dalam menjalankan program kerja.
  • Mugi Bunai (BPH IPMANAPA Se-Surabaya): Memberikan arahan ideologis mengenai pentingnya persatuan mahasiswa Papua di Surabaya. Ia berpesan agar sekat-sekat primodialisme atau "gengsi daerah" dihilangkan demi menyatukan ide dan gagasan guna menyikapi persoalan yang terjadi di tanah Papua, seperti isu perampasan tanah adat.
  • Erikson Pakage (Junior): Mengharapkan agar Asrama Wisma Panas tidak hanya dijadikan tempat tinggal fisik, melainkan menjadi laboratorium intelektual melalui diskusi dan kegiatan belajar bersama.

Penutup, Seluruh rangkaian Rapat Kerja ke-VIII ini ditutup dengan doa, dan yel yel IPMANAPADODE  bersama dan makan Bersama. Kegiatan berakhir secara resmi pada pukul 15:42 WIB.

 

deretan potret Dok terlampir berikut:































































































































































































































Popular Posts