![]() |
| Dok,Stefan Ukago |
Oleh Stefan Ukago
Selama beberapa Tahun di Surabaya,saya biasa amati pola hidup orang Cindo dan kehidupan orang pribumi,sudah bedah jauh.
Walaupun tidak semua,tapi secara material dan pola hidup,orang Cindo sudah jauh lebih unggul.
Salah satu bukti dari sekian banyak kalau orang Cindo sudah jauh lebih unggul dibidang material adalah hampir Toko-toko bangunan besar yang ada di Surabaya itu milik Cindo. Bahkan Cindo juga punya wilayah ruko-ruko besar dibagian kota Tua Surabaya.
Di bagian kota Tua Surabaya,sudah ada pembagian wilayah oleh penjajah. Ada wilayah orang Cina,ada wilayah Arab DLL.
Sampai sekarang pun masih terlihat bangunan-bangunannya.
Kebanyak orang Cindo juga tinggal di perumahan dan Rumahnya juga mantap-mantap.
Di Surabaya banyak Warkop,biasa ramai dengan orang,namun selama saya di Surabaya,jarang temui orang Cindo untuk duduk nongkrong. Mereka Kebanyakan di Cafe-cafe yang minuman dan cemilannya cukup mahal.
Yang saya pernah temui dalam Dunia Bisnis, kebanyakan orang Cindo itu disiplin,kerja keras dan jujur.
Contoh kecil dari kata jujur,seketika kita beli di toko-toko Cindo,kalau ada uang kembali,pasti kembalikan sesuai.
Beda sama orang Pribumi,kalau orang luar pulau atau Papua yang beli,sering alasan lupa uang kembali,uang kembali juga sering kurang seribu,dua ribu,lima ribu DLL. Ini tidak semua,tapi kebanyakan seperti itu.
Di Dunia usaha,pribumi lebih menguasai seperti warung sederhana, PKL, warkop, cukur rambut Dll. Namun kalau kita tengok di Dunia Bisnis,lebih unggul orang Cindo.
"Kayanya kita perlu banyak belajar sama orang Cindo di Dunia usaha maupun Bisnis"
Sby,26
